• 16

    Sep

    Wuriyanto, Guru Berprestasi yang Menjadi Penilik

    Yogyakarta (16/09) Pernah pada suatu kesempatan salah satu petinggi PGRI mengatakan bahwa guru yang menjadi penilik adalah guru yang bermasalah. Kontan saja pernyataan itu mendapat komentar pedas dari para kalangan penilik. Dan ternyata memang pernyataan tersebut tidak benar, tengok saja Wuriyanto, S.Pd., MM yang pernah menjadi guru berprestasi di Kabupaten Jepara tahun 2006 memilih menjadi penilik. Sertifikasi dan tunjangan profesi satu kali gaji yang diterima sebagai guru tidak menyurutkan niatnya untuk menjadi penilik PAUDNI, dan akhirnya pada tahun 2012 berhasil menghantarkan dirinya menjadi Juara I Penilik Berprestasi pada Apresiasi PTK PAUDNI Tingkat Nasional. Wuriyanto yang memiliki filosofi hidup ikhlas tanpa batas, mengawali karier sebagai guru SD Negeri 3 Tempur Keling Jepara ta
  • 24

    Aug

    Menghitung Kebutuhan Penilik Berdasarkan Beban Kerja

    Yogyakarta (24/08) Pasal 27 ayat (2) Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2010 menyebutkan formasi jabatan penilik ditetapkan satu kecamatan paling kurang 3 (tiga) orang dan paling banyak 12 orang. Oleh karena itu, dalam menetapkan jumlah formasi jabatan fungsional penilik mengacu pada ketentuan tersebut. Ketentuan pasal tersebut jika diberlakukan apa adanya, tanpa melalui analisis kebutuhan dan ketersediaan penilik bisa jadi akan memunculkan persoalan baru. Persoalan tersebut antara lain rebutan sasaran program demi raihan angka kredit. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan jumlah penilik di kabupaten/kota, penetapan formasi jabatan fungional penilik perlu dilakukan dengan cara menganalisis ketersediaan penilik dan menghitung kebutuhan penilik. Ketersediaan penilik dalam suatu wilayah didasark
  • 26

    Jul

    Konsep Pengendalian Mutu dan Pengendalian Mutu oleh Penilik

    Pengendalian mutu   (quality control) dalam manajemen mutu merupakan suatu sistem kegiatan  teknis yang bersifat rutin yang dirancang  untuk mengukur dan menilai mutu produk atau jasa yang diberikan kepada pelanggan.  Pengendalian mutu pada program pendidikan nonformal diperlukan agar produk layanan pendidikan nonformal terjaga kualitasnya sehingga memuaskan masyarakat sebagai pelanggan. Tugas penilik sebagai pengawas satuan pendidikan nonformal menjadi strategis karena memiliki tugas pokok sebagai pengendali mutu satuan pendidikan nonformal. Satu tugas yang sebenarnya sangat berat. Pengendalian diperlukan dalam manajemen mutu pendidikan untuk menjamin agar layanan pendidikan  sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, sehingga produk yang dihasilkan s
  • 25

    Jul

    Kesulitan yang Dihadapi Instruktur Kursus serta Bimbingan oleh Pimpinan LKP dan Penilik

    Pengendalian mutu dilakukan agar ada jaminan bahwa layanan yang diselenggarakan memuaskan pelanggan. Oleh karena itulah pada tataran awal pimpinan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) wajib melakukan pengawasan terhadap kemampuan instruktur dalam kaitannya dengan standar kompetensi instruktur kursus. Selanjutnya penilik sebagai pengawas satuan pendidikan nonformal wajib melakukan supervisi dan pembinaan kepada instruktur agar mememuhi standar kompetensi serta mampu mengaplikasikan. Kajian yang dilakukan tim pengkaji BPKB DIY (Fauzi Eko Pranyono dkk., Juli, 2012) sebanyak 64 responden menyatakan bahwa 78,1% pimpinan lembaga mengharuskan instruktur menyusun silabus pelatihan, dan 82,8% pimpinan lembaga mengharuskan instruktur menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran. Sebanyak 92,2% responden
  • 22

    Jul

    Mata Rantai Tugas Pengendalian Mutu Penilik

    Penilik merupakan jabatan fungsional yang melakukan pengawasan pada satuan pendidikan nonformal (PP 19 Tahun 2005 pasal 40 ayat 1), dan selanjutnya dalam Permenpan RB nomor 14 Tahun 2010 pasal 4 diatur bahwa tugas pokoknya adalah melakukan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program pendidikan nonformal dan pendidikan informal (PNFI). Namun demikian karena evaluasi dampak program PNFI merupakan kewenangan penilik utama (setara golongan IV/c dan IV/d), maka fokus tugas pokok penilik pada semua jenjang jabatan adalah pengendalian mutu. Persoalannya rincian tugas pengendalian mutu belum dilaksanakan sebagai sebuah mata rantai. Pengendalian mutu atau quality control dalam manajemen mutu merupakan suatu sistem kegiatan teknis yang bersifat rutin yang dirancang  untuk mengukur dan me
- Next

Author

Follow Me